Selasa, 06 Maret 2012

Simpul Kenanga #5

Angin hati meraja lela
Entah apa
Aku tak tahu diri
Belajar keteguhan di atas hati
Percaya saja aku bisa
Demi hati berlari
Sedikit memulai namun sepi
kehilangan sayap bagai sang pelangi
Denyat-denyut otah atau hati
Suuuuuuttt berdiam
Berhenti melirik secarik kertas
Teknologi mengunyah hati
Biarkan aku mengikutinya
Hati-hati aku berjalan untukmu

Oleh : Isna Angraeni
13.46 07 Maret 2012
Meniru Hati

Minggu, 26 Februari 2012

Menulis

Bismillahirohmanirohim
Meski hanya lima paragraf, lima baris, lima kalimat, lima kata bahkan lima huruf insya Allah atas izin-Mu saya akan tetap betusaha menulis, meskipun tulisan saya hanya sampah semata akan tetapi saya harap kedepannya tulisan saya ini menjadi berkah untuk semua orang. amin.

Saya :)

"Apakah iman anda sedang turun ?"
Penah seorang ustadzah di pesantren saya bertanya seperti itu kepada santri-santri akhwatnya termasuk saya. Ternyata pertanya tersebut sampai sekarang ini masih membelenggu di hati saya. Entah kenapa rasanya sulit sekali untuk istiqomah. Hari ini begini, esok begitu, kemarin lain lagi dan selalu naik turun (kadar ketakwaan terhadap-Nya). Lemah rasanya, betapa saya sangat kecil di hadapan-Nya.

Rabu, 22 Februari 2012

Simpul Kenanga #4

Selalu merindukanmu
Pudar pudar pesona
Tertinggal semua terjadi
Sebuah kenangan merindu
Saling berpandang pesona
Hapuskan binti-bintik hati ini
Betapa berusaha dan berusaha
Ada yang hilang semua perasaan
Aku kehilangan
Dilema-lema hati
Kemudian berusaha mengelak
Hentak hati jantung usus jiwa
Terimakasih kenanga

Sekolah ? Pasar ?

Sekolah atau pasar ?
itulah pertanyaan pertama yang terlintas di pikiran aku dan jawaban yang adapun pasar. boleh di bilang emang bener-bener pasar soalnya semua kelas di alih tempatkan out-door gitu dan lebih bisa di bilang pasarnya lagi bahwa semua kelas pada gelar stand-stand gitu :D
Semua ini gara-gara ada acara ASC di sekolah, jadi kita-kita semua pada belajar dagang atau nyari duit gitu.
Jelas pasar dadakan deh, mulai dari berangkat sekolahpun jamnya suka-suka gitu.

Simpul Kenanga #2

Kasakusuk hati gundah
Gelisah meraung hati dalam
Tanda kenapa tak ada
Tanda bagaimana tak muncul
Gini beginilah
Hancur ah ah jiwa
Oh no no tak
Diam sendiri tak ada
Cuap cuap hati hitam
Sampah bau hitam
Tumpahkan tinta batu
suuuuuuuunyi

Simpul Kenanga #3

Belum pasti
Belum ada
Belum kena
Belum pas
Belum dan belum
 Kenanga belum
 Kenanga --